IMG-LOGO
Kegiatan Desa

Festival Candi Ngawen ke-IX: Wujud Nyata Cinta Lingkungan dan Pelestarian Budaya

Create By Noventi 29 September 2025 59 Views
IMG

 

Ngawen, 25 September 2025 – Festival Candi Ngawen kembali digelar untuk ke-IX kalinya dengan semangat yang lebih segar dan berdaya guna. Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan sejarah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Tahun ini, Festival Candi Ngawen menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang dalam rangka memperingati World Clean Up Day (Hari Kebersihan Dunia).

Rangkaian Kegiatan: Bersih Desa dan Edukasi Lingkungan

Festival diawali dengan kegiatan perlombaan kebersihan antar RT se-Desa Ngawen serta lomba pengelolaan sampah berbasis Bank Sampah tingkat dusun, yang dilaksanakan pada tanggal 23–24 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan.

Kegiatan perlombaan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, terutama karena membawa semangat gotong royong dan kecintaan terhadap lingkungan. Selain menumbuhkan kesadaran kolektif, lomba ini juga menjadi sarana edukasi dan inovasi dalam pengelolaan sampah di tingkat akar rumput.

Puncak Acara: Gerakan Pungut Sampah dan Senam Bersama Peringatan WCD

Puncak acara festival dilaksanakan pada 25 September 2025, diawali dengan Gerakan Pungut Sampah (GPS) yang melibatkan warga, pelajar, komunitas, dan perangkat desa. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan aksi nyata masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan candi dan lingkungan sekitar.

Setelah kegiatan GPS, acara dilanjutkan dengan senam bersama, yang menambah semangat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

Peresmian Posyandu Waluyo Jiwo oleh Bupati Magelang

Masih dalam rangkaian acara puncak, Bupati Kabupaten Magelang, Bapak Grengseng Pamuji, meresmikan Posyandu Waluyo Jiwo yang berada di Desa Ngawen. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.

Aksi Lingkungan: Tebar Benih Ikan dan Penanaman Pohon

Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan, acara ditutup dengan kegiatan tebar benih ikan dan penanaman pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Judah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan, memperindah kawasan RTH, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem yang lestari.


Festival yang Membumi dan Berkelanjutan

Festival Candi Ngawen ke-IX bukan hanya ajang perayaan budaya, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan perubahan perilaku masyarakat menuju kehidupan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan berbagai elemen masyarakat menjadikan festival ini sebagai contoh sinergi antara pelestarian budaya dan pelestarian lingkungan.

Semoga semangat Festival Candi Ngawen terus menyala dan menginspirasi generasi mendatang untuk mencintai warisan leluhur dan menjaga bumi bersama.